Jumat, 12 Maret 2010 | Berlangganan Majalah TRUST 
Sub Rubrik:

Aburizal Paling Kaya

 
MELAMBUNGNYA harga-harga saham di Bursa Efek Indonesia membuat kekayaan orang Indonesia kian menumpuk. Salah satunya kekayaan milik Aburizal Bakrie. Menurut perhitungan majalah Forbes, tahun ini harta Menko Kesra itu meningkat hampir 4,5 kali lipat menjadi US$ 5,4 miliar. Tahun lalu nilai kekayaan Aburizal hanya US$ 1,2 miliar.
Lonjakan kekayaan pengusaha pribumi ini didorong oleh naiknya harga sejumlah saham perusahaannya. Kontributor terbesar adalah BUMI Resources. Saham perusahaan ini, tahun lalu, hanya dihargai Rp 950. Namun, kini BUMI sudah ditransaksikan di kisaran Rp 5.900. Harta Ical, demikian panggilan akrabnya, diyakini akan terus melambung.
Pasalnya, saham BUMI diproyeksikan akan terus menguat. UBS dalam risetnya menghargai saham ini sebesar Rp 10.500 dalam 12 bulan ke depan. Angka itu meningkat lebih dari 2 kali lipat ketimbang asumsi semula yang hanya Rp 4.250 per saham.

 Artikel Lain
Aburizal Paling Kaya
Peluang yang Dibiarkan
’Perkawinan’ Danamon dan BII
Mereka yang Masih Bertahan
Bisnis Migrasi Kartu Kredit
Hipmi Siap Tampung Saham Milik Temasek
Lowongan Pilot
CAM Bangkit Lagi
Lebih Nyaman dengan Dana Pensiun
Masih Menjadi Surga Bisnis
Selain BUMI, saham-saham milik Bakrie yang lain juga meningkat tajam. Misalnya, harga UNSP yang melonjak 100% dalam setahun terakhir. Melihat tren harga komoditi tambang dan perkebunan yang terus melaju, kekayaan Ical diyakini akan terus meningkat. Sehingga, ada kemungkinan, posisinya sebagai nomor satu akan bertahan cukup lama. 


Berikan Komentar untuk artikel ini
Lihat Komentar untuk artikel ini

Edisi 09 - 10 Tahun VI
31 Desember - 6 Januari 2007
www.mnc.co.id